Life Is Full Of Surprise!

Yeah, life is full of surprise. Brace Yourself!

Berawal dari ajakan teman kuliah...
Tih, weekend ini free gak? mau ikut ke saung Pak Dosen ngajarin anak sma?

Kemudian saya yang pelupa dan cenderung tertarik untuk jalan-jalan ini, dengan mudahnya menjawab "Mau dong". Setelah konfirmasi, baru teringat kalau ada agenda mau ke toko buku sama teman dan beli sepatu bersama ibu, serta menghadiri pernikahan teman. Dengan ini, saya mohon maaf atas kelalaian saya kepada semua pihak yang......duh, serius gak maksud php. 

Kami janjian di Stasiun Bogor jam 6 sore. Namun saya tiba sekitar setengah jam dari waktu yang telah ditentukan (ampun pak). Ini yang agak epic, sesampainya di Stasiun Bogor saya tidak melihat satu pun anak SMA dalam kumpulan rombongan. Situasi ini memunculkan berbagai asumsi dalam diri. Setelah menangkap sinyal dari pandangan teman kuliah saya, akhirnya kami menyimpulkan....bahwa.....yang dimaksud anak SMA adalah teman-teman SMA beliau. Nice! Hahaha.

Acara reuni ini dimaksudkan untuk menjaga tali silaturahmi yang bukan hanya sekedar makan bersama di restaurant, melainkan makan ala susundaan sambil menikmati indahnya alam. Usia tengah abad bukan alasan untuk tidak melakukan kegiatan outdoor ini. Salut pak, bu. Meski melelahkan, tapi membahagiakan. Bisa melihat berbagai situs arca, foto di hutan pinus, mandi di curug, hingga membuat api unggun dan bakar ikan sendiri. Nice!
Asal jepret buat bukti :p

Foto ala-ala. Trust me, itu yang nyempil di bawah adalah saya. Too dark to be seen hm

Ini ngambilnya pas udah pada balik, foto yg gak pake orang kayaknya lebih aman.

Berada dalam perjalanan mereka merupakan suatu pengalaman yang berkesan untuk saya pribadi. Selain mendengar cerita masa lalu mereka yang dapat diambil hikmahnya, saya juga mengagumi kesungguhan beliau-beliau untuk berpartisipasi dalam acara ini. FYI, ada beberapa orang yang datang menyusul karena ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan. That's how you supposed to keep your promise. You can't dissapoint people, Tih! (monolog). Setelah menyimak percakapan beliau-beliau, dapat saya simpulkan, nggak ada yang nanya "siapa aja yang ikut?" di grupnya, pada pra perjalanan. Siapa pun yang ikut, berapa pun jumlahnya, acara ini harus tetap dilaksanakan. Begitu kira-kira prinsipnya. Nice! Hehehe.

Terima kasih atas kesempatannya. Lain waktu, ajak saya lagi ya :D

Comments

Popular posts from this blog

Ilusi Cinta

Harapan dan Khayalan Itu Beda Tipis?

Tentang Sebuah Pengakuan