Jika harus seperti ini skenarionya Jika harus aku yang memainkan peranannya Jika harus ada jarak yang menambah cerita Aku tetap bahagia Kadang realita tak sesuai ekspektasi Kadang hati terbelit imajinasi Kadang akal dikuasai emosi Aku tetap nikmati Meski berkali perang kalbu Meski hasrat sering mencipta pilu Meski sikapmu tak sadar menjadi sembilu Aku tetap menunggu
Waktu itu lagi gabut dan pengen nyari tontonan drama baru karena semua list dramaku udah kelar ditonton. Eh, ketemu sama drama satu ini. Gak nyangka banget ternyata dramanya baguuuusss. Setelah googling, ternyata drama ini keluaran tahun 2022. Gambaran ceritanya di drama ini tuh tentang seorang gadis yang udah muak sama kehidupan perkantoran di kota. Dia kerja setiap hari sampe malam, tapi penghasilannya juga cuma cukup buat makan dan kebutuhan sehari-hari. Ditambah lagi waktu itu ada kejadian sedih yang menimpa dia bertubi-tubi. Akhirnya dia memutuskan untuk berkemas dari tempat tinggalnya di kota dan mau coba hidup di pedesaan. Sampai akhirnya ada suatu tempat yang membuatnya ingin tinggal di sana. Kalo dari segi cerita, menurutku drama ini cukup ringan, maksudnya yaaa slice of life aja gitu. Meskipun maknanya juga gak bisa dibilang ringan sih. Beberapa episode sukses bikin air mata menetes.... Jujur, drama ini cukup memengaruhiku dan ngasih insight banget. Jadi kayak ter...
Hai, Ratih.. Ini aku, dirimu. Telah kita lalui bersama 11.961 hari, mulai dari hari pertama tangisanmu bergema di rumah sakit itu, hingga hari ini, saat tangisanmu mulai kau simpan untuk diri sendiri. Tentu ada hari di mana hidup terasa mudah, jalan terarah, membuat senyummu merekah. Meski ada juga hari yang membuat matamu merah, atau kepalamu terasa mau pecah. Setelah banyak hari yang dijalani, aku bersyukur bahwa pandangammu soal "hidup bahagia" bukan hanya tentang merasa senang dan gembira, tapi menerima. Ada hari di mana harapanmu kau pikir tak terwujud. Padahal barangkali ia mewujud hal lain. Kita sama-sama belum tahu pasti apa yang akan terjadi nanti. Tapi tenang aja, sebagai makhluk yang diciptakan oleh zat yang Maha Menyayangi, gak mungkin kita ditinggalin sendiri. Tawa, tangis, marah, bangga, kecewa, biarkan itu jadi tambahan warna untuk kanvas hidup kita. Biar seimbang. Inget ya, tugas kita sekarang tuh berusaha dan berdoa. Buat nentuin hasilnya, percaya aja, Allah ...
Comments
Post a Comment