BINTANG SIAPA ?

Aku termenung dalam sudut gelap ruang
Segala bayang masa lalu dalam pikirku menggenang
Tiba-tiba ada sebuah bintang datang
Sinarnya ubah gelap menjadi terang

Lalu air mataku diusapnya
Harapan itu masih ada katanya
Tapi aku tak lekas percaya
Diberikanlah indah senyumnya

Dia mengajak ku terbang kelilingi langit
Ditunjukkan padaku masih banyak yang lebih sakit
Tapi mereka tak lekas jatuh sakit
Dia berhasil buat aku bangkit

Ku pandangi lekat sinar yang terpancar itu
Ada kedamaian merasuki labirin hatiku
Ingin rasanya bintang itu aku rengkuh
Teganya dia malah beranjak meninggalkanku

Aku berlari dengan gigih
Bintang indah itu ku coba raih
Tapi dia terlalu tinggi sulit ku gapai
Oh sial tanganku tak sampai

GUBRAK . . .
Aku terjatuh dari kursi goyang nenek yang rusak
Dan cahaya bintangnya sudah tak lagi nampak
Sepertinya bukan aku yang layak

Popular posts from this blog

Kepada Embun, Tentang Daun Yang Basah

Harapan dan Khayalan Itu Beda Tipis?