Posts

Surat Untuk Diriku

Hai, Ratih.. Ini aku, dirimu. Telah kita lalui bersama 11.961 hari, mulai dari hari pertama tangisanmu bergema di rumah sakit itu, hingga hari ini, saat tangisanmu mulai kau simpan untuk diri sendiri. Tentu ada hari di mana hidup terasa mudah, jalan terarah, membuat senyummu merekah. Meski ada juga hari yang membuat matamu merah, atau kepalamu terasa mau pecah. Setelah banyak hari yang dijalani, aku bersyukur bahwa pandangammu soal "hidup bahagia" bukan hanya tentang merasa senang dan gembira, tapi menerima. Ada hari di mana harapanmu kau pikir tak terwujud. Padahal barangkali ia mewujud hal lain. Kita sama-sama belum tahu pasti apa yang akan terjadi nanti. Tapi tenang aja, sebagai makhluk yang diciptakan oleh zat yang Maha Menyayangi, gak mungkin kita ditinggalin sendiri. Tawa, tangis, marah, bangga, kecewa, biarkan itu jadi tambahan warna untuk kanvas hidup kita. Biar seimbang. Inget ya, tugas kita sekarang tuh berusaha dan berdoa. Buat nentuin hasilnya, percaya aja, Allah ...

Sabtu Kedua di Bulan Mei

 "Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan" Beberapa hal kadang emang gak perlu dipikirin sebegitunya, tapi cukup dijalanin aja dulu. Begitu melangkah, ternyata bisa juga, ternyata gak serumit yang dipikirin. Karena dalam perjalanannya, ada aja bantuan yang datang, kayak gak dibiarin sendirian. Satu per satu, bisa dilewatin juga. Lega juga. Ada kalanya mempercepat langkah kaki karena langit terlihat mendung. Ada kalanya menunggu, hingga hujan reda. Kalo capek, ya istirahat dulu. Sambil ngopi enak juga. Sambil ngobrol. Kadang gak ada salahnya mengutarakan yang ada di pikiran. Karena tiap kepala punya caranya sendiri buat berpikir. Tapi kepala yang berpikir setidaknya akan menemukan arahnya untuk saling memahami. Tiap kisah punya alurnya sendiri. Setiap tokoh dalam kisah, diberi kekuatannya sendiri untuk mengalur.

BUKAN UNTUK DITIRU!

Di dunia sementara yang belum aku tau arahnya ini, kadangkala ada masanya aku ingin coba berkompetisi. Mencoba mencapai posisi yang direbutkan oleh banyak sekali manusia. Menarik bukan? Jika bisa mendapatkan yang diinginkan banyak orang. Meski di sela "perjuangan" meraih itu, aku mulai bertanya, apakah yang diinginkan banyak orang adalah yang aku inginkan juga? Namun, aku tetap mencoba meraihnya. Aku mulai belajar sedikit untuk bisa menentukan strategiku. Aku mulai berdoa, jika dengan meraihnya aku bisa lebih bermanfaat, tolong berikan jalanku menuju titik itu.  Dengan bekal persiapanku yang belum bisa dibilang maksimal, tapi juga bukan persiapan minimal, aku meneguhkan diriku. Hingga harinya tiba, kukerahkan segala yang bisa kuberikan saat itu. Oops. Belum berhasil.  Meski sudah mencoba merelakan yang belum jadi takdirku. Meski sadar belum bisa menuju. Aku mulai goyah ketika melihat ada yang bisa mencapainya. Gak bisa dipungkiri, aku mulai menyalahkan diriku yang belum becus...

Review Series: Summer Strike

Image
  Waktu itu lagi gabut dan pengen nyari tontonan drama baru karena semua list dramaku udah kelar ditonton. Eh, ketemu sama drama satu ini. Gak nyangka banget ternyata dramanya baguuuusss. Setelah googling, ternyata drama ini keluaran tahun 2022.  Gambaran ceritanya di drama ini tuh tentang seorang gadis yang udah muak sama kehidupan perkantoran di kota. Dia kerja setiap hari sampe malam, tapi penghasilannya juga cuma cukup buat makan dan kebutuhan sehari-hari. Ditambah lagi waktu itu ada kejadian sedih yang menimpa dia bertubi-tubi. Akhirnya dia memutuskan untuk berkemas dari tempat tinggalnya di kota dan mau coba hidup di pedesaan. Sampai akhirnya ada suatu tempat yang membuatnya ingin tinggal di sana. Kalo dari segi cerita, menurutku drama ini cukup ringan, maksudnya yaaa slice of life aja gitu. Meskipun maknanya juga gak bisa dibilang ringan sih. Beberapa episode sukses bikin air mata menetes.... Jujur, drama ini cukup memengaruhiku dan ngasih insight banget. Jadi kayak ter...

Review Series: Gadis Kretek (2023)

Image
Jujur seneng banget pas tau Netflix bikin series dari adaptasi novel Gadis Kretek karya Ratih Kumala ini. Namanya adaptasi, pasti ada lah ya yang beda beda dikit, tapi inti ceritanya tetep sama. Disclaimer: Spoiler alert! Sekilas gambaran kisahnya... Gadis Kretek ini nyeritain tentang kehidupan seorang gadis yang menemukan kebahagiaan dari kretek. Karena sudah terbiasa bantuin ayahnya, Idroes Moeria yang punya pabrik kretek, Dasiyah punya mimpi untuk bisa jadi peracik saus kretek. Namun sayangnya, pada zamannya, saus kretek hanya boleh dibuat oleh laki-laki karena mereka percaya kalo perempuan sampai masuk ke ruang pembuatan saus kretek, rasanya bisa asam dan merusak cita rasa kretek. By the way , saus kretek itu ibarat intisari kretek, yang mendefinisikan karakter dan cita rasa kretek.  Kisah Gadis Kretek ini pake latar waktu sekitar tahun 65-an, ketika jaman “Partai Merah”. Semua konflik bermula karena kejadian itu. Gerakan kudeta pada malam itu benar-benar membuat keluarga Idroe...

Review Film: Petualangan Sherina 2, Membangkitkan Memori Masa Kecil

Image
Sinopsisnya dulu... Sherina yang dulu masih SD, anak baru pindahan dari Jakarta ke Bandung, sekarang di Petualangan Sherina 2 ini udah beranjak dewasa. Sekarang Sherina udah jadi jurnalis kondang di NexTV. Awalnya ia dan tim ditugasin untuk liput tentang Davos di Swis, tapi mendadak atasannya mengubah rencana itu dan memutuskan kalo Sherina dan tim lebih cocok meliput pelepasan Orangutan di hutan Kalimantan. Meski awalnya kesal, tapi Sherina dan tim berangkat juga ke Kalimantan. Nah, di sinilah Sherina ketemu lagi sama Sadam, musuhnya waktu SD lalu sempat jadi sahabatnya hingga SMA, tapi kemudian kehilangan kontak. Di Orangutan Kalimantan (OUKAL) inilah reuni mereka kembali menciptakan momen petualangan bersama. Petualangan mereka dimulai ketika acara pelepasan Orang Utan itu ternyata diselundupi oknum yang kerjasama dengan orang yang mau jual bayi orangutan ke Syailendra, saudagar kaya di Jakarta. Sherina memutuskan untuk mengejar pencuri Sayu, si bayi orangutan yang jadi terpisah sam...

Review Series Netflix: Mask Girl (2023)

Image
  Series baru keluaran Netflix hasil adaptasi dari webtoon yang cuma 7 episode ini awalnya kupikir drama romance ala ala cinderella. Tapi ternyata..... Oke, sedikit ringkasan cerita tentang series ini. Jadi, ada seorang gadis yang dari kecil punya mimpi untuk bisa jadi penari, tampil depan banyak orang. Riuh sorak dan tepuk tangan penonton menjadi kebahagiaan tersendiri untuk Kim Momi ini. Namun, mimpinya itu seolah harus dikubur karena standar kecantikan masyarakat Korea gak sesuai sama dirinya. Banyak yang nge- bully dia karena dianggap gak cantik, bahkan oleh ibunya sendiri. Padahal skill dance Momi ini bagus. Setelah dewasa, dia mau mulai melupakan mimpinya. Karena merasa mimpinya untuk bisa debut jadi penari itu sulit, tapi keinginan untuk menari dan ditonton banyak orang itu tetap ada. Momi nemuin cara lain untuk bisa menari depan banyak orang, tapi gak menunjukkan wajahnya, yaitu dengan pakai topeng. Ia melakukan pertunjukkan tariannya di platform online dan dikenal Mask Gir...

Series Celebrity di Netflix

Image
Salah satu series di Netflix yang masih anget nih. Series ini sempat jadi perbincangan di media sosial karena emang relate sama kondisi sekarang yang udah bisa sampe dapet duit dari dunia maya. Kali ini aku mau coba ulas series ini, tapi lebih ke arah lesson learned. Celebrity ini nyeritain apa sih? Disclaimer:  SPOILER ALERT!! Series Celebrity ini tentang seorang gadis muda yang mencoba untuk mengubah hidupnya melalui sosial media, namanya Seo A Ri. Meski berasal dari keluarga kaya raya, tapi kekayaannya itu harus berakhir saat ia berusia 18 tahun karena bisnis ayahnya di bidang tekstil bangkrut dan ayahnya meninggal. Semenjak itu, dialah yang ikut membantu ibunya dalam mencari nafkah.  Dia bekerja sebagai sales produk kosmetik. Pas lagi ditugasin bosnya untuk ambil pesanan barang mewah di pusat perbelanjaan, A Ri dan teman dekatnya, Yoon Jeong Sun, gak sengaja ketemu salah satu selebgram. Ternyata selebgram itu adalah teman SMA Seo A Ri yang dulunya dari keluarga sederhana,...

Pilihan Itu Ada

Berjalan, berlari, terjatuh... bangkit? mencoba melangkah kembali? Sungguh, ada pilihan pada setiap kondisi.  Meski beberapa  mungkin tak menyadari, pilihan itu ada.

Perkara Manusia dan Emosinya

Hidup memang tentang perjalanan. Selayaknya perjalanan, untuk bisa tiba di titik selanjutnya ya kita perlu melangkah ke depan. Ada kalanya dalam melangkah mulai terasa lelah. Tak masalah jika ingin beristirahat sejenak. Mulai dari memutuskan untuk melangkah, hingga memutuskan istirahat sejenak, tak lepas dari apa-apa yang dirasakan. Dan perasaan juga tak dipungkiri, melakukan perjalanannya. Perasaan, erat kaitannya dengan emosi. Manusia bukanlah satu-satunya makhluk yang bisa merasakan emosi. Tapi manusia dibedakan dengan makhluk lain karena dianugerahi akal. Akal ini sifatnya hanya sebagai pembeda dengan makhluk lain, bukan menunjukan keunggulan. Akal, bisa dijadikan alat untuk mengendalikan emosi supaya hubungan manusia dengan manusia lainnya bisa tetap harmonis. Teorinya begitu.... Tapi, belum semua manusia sadar bahwa ia bisa menggunakan akalnya untuk mengelola emosi. Emosi itu perlu dikelola, bukan diluapkan menggebu-gebu maupun dipendam seolah tak ada.  Tapi, belum semua manu...

We're Not Promised Tomorrow

Malam ini, sambil nunggu ngantuk aku nontonin video lagu dari youtube dan ikutan nyanyi. Maksudnya biar capek aja gitu, trus pengen tidur deh. Ehh, tiba-tiba muncul lagunya Meghan yang Like I'm Gonna Lose You. Bagus banget liriknya, selalu terharu tiap dengerin. Ini juga lumayan mulai berair. Makanya mau nulis di blog aja. Mumpung lagi ada dorongen hehehe. Kadang, dalam hubungan, entah dengan pasangan, teman, keluarga, ada aja masalahnya. Ada aja saat-saat bikin kesel, sedih, marah, kecewa. Tapi, pasti ada juga kan saat-saat yang bikin kita happy, ngerasa dicintai, ngerasa bermanfaat, ngerasa punya tujuan. Nah, tinggal kita aja nih mau pilih yang mana. Apakah mau merusak hubungan itu karena merasa kecewa? Atau, coba selesaikan saat ada masalah dan memilih happy lagi?  Punya hubungan dengan orang lain selain diri kita itu sulit, karena beda kepala pasti ada aja beda pemikirannya. Gak punya hubungan pun juga sulit karena bisa aja kita bakal ngerasa kesepian. Choose your hard. Back to...

Berdamai dengan Kritik

Pernah gak sih ngerasa kesel ketika kita udah ngerasa ngelakuin yang terbaik, tapi ternyata cuma dapet kritikan?  We thought that we've done our best, but it's just not enough.   Sakit hati? Ngerasa gak berharga? Well... Aku mau share dikit opiniku tentang ini. Sorry sebelumnya kalo tulisan ini jauh dari EYD dan gado-gado bahasanya. Oke, jujur, aku pernah banget ngerasain ini. Aku ngerasa udah ngelakuin yang terbaik menurutku, aku mau bikin dia senang dan bangga sama aku. Tapi... nyatanya gak gitu. Dia gak ngerasa senang, malah cenderung kasih kritik. Aku, tentu aja ngerasa sedih dan gak terima waktu itu. Aku nangis di depannya. Trus dia nanya, kenapa aku malah nangis. Berdebat lah kami. Sampai akhirnya dia bilang, "emangnya kamu harus jadi orang yang paling baik? kenapa gak bisa menerima kritik?" Dang! Dari situ, aku mulai merenungi lagi. Bener juga sih. Apa salahnya emang kalo dapet kritik? Aku mulai paham, dia ngasih kritik bukan karena menilai aku buruk. Dia cuma ...

what's with him?

Sorry, really sorry for all the words and the actions I did that probably offend you. I know this is so childish. But trying to grow up and being an adult is not that easy. I'm still trying.  After several times were thinking about it, I just wanna let you know that I'm sorry for being so selfish. I have my own reasons, and I believe you have yours too. We may have a different belief, a different vision. But, that's supposed to be okay. I realize, I have no right to force you to do what I say, it has nothing to do with me. It's yours. Your life, your choice. You're the one that really understands what's best for you. You and I are not the same person, we have our own life. Living together for all these years, sometimes making me forget. I'm sorry if I'm crossing the line. I love you, always. That's why I wanna respect your choice. It's your decision. I believe you've already experienced so many kinds of feelings, that made you as you are.  If...

"Udah Isi Belum?"

Ternyata, bener juga ya, tiba juga saatnya aku memasuki pertanyaan itu. Jadi pagi ini, sekitar jam 6 pagi, aku nganterin suamiku ke depan karena dia mau berangkat kerja. Kebetulan ada ibu-ibu lewat, berpapasan lah kami. Kemudian salah satunya bertanya, "udah isi belum?" Awalnya aku bingung mau jawab apa. Tapi sekian detik kemudian, aku jawab aja, "alhamdulillah, udah bu tadi isi nasi goreng." Kemudian ia tertawa. Ternyata ini rasanya, bahagia melihat orang lain bahagia. Uuuuwww~ By the way , aku tau kalo tiap orang punya kapasitas coping dan kadar rentannya masing-masing, tapi jangan lupa juga kalo kita bisa milih loh. Kalo bisa, latihan yuk untuk gak menyandarkan kebahagiaan diri sendiri pada orang lain, begitu pun untuk kesedihan maupun kekecewaan. Kalo bisa... Tapi kalo mau, pasti bisa sih hehehe. Lagipula, mungkin yang bertanya semacam itu juga hanya berupaya untuk akrab, atau bahkan merasa sudah akrab, jadi menurutnya oke aja untuk nanya pertanyaan itu, kapanpu...

Brainstorming

Disclaimer: Tulisan ini dibuat untuk berpartisipasi sebagai anggota Grup Nulis Bareng. Topiknya adalah Environment   “Bumi yang kita tinggali ini sudah tua, sudah banyak sekali masalahnya, pencemaran udara, perubahan iklim, blablabla….” Raina mulai bosan dengan pembahasan sejenis ini. Baginya, mereka hanya sibuk mengeluh. Padahal masih banyak yang bisa dilakukan. Mengeluh memang manusiawi, tapi mengeluh tanpa beraksi itu tak begitu berarti. Sosialisasi. Hah, bisa saja mereka.  “Eh, kenapa sih lo, Rai?” tanya Windy yang melihat raut wajah Raina seperti orang yang sedang bertarung dengan roh jahat agar tidak merasuki tubuhnya. “Masih berapa lama lagi sih ini? Bosen ih.” “Dikit lagi, 30 menitan lah” “Hmm, bangunin ya WIn kalo udah kelar.” Windy tak lagi terkejut, memang ada saja aksi sahabatnya ini. Orang dengan intelektualitas tinggi sepertinya memang mudah bosan. *** Siang ini Windy dan Raina sudah setuju untuk makan siang di kantin Teknik. Setelah memohon pada Raina, ia akhirn...

Permohonan Restu Untuk Menikah

Bismillahirrahmanirrahim Bu, pak, ternyata Ratih butuh waktu 28 tahun untuk bisa tahu harta luar biasa nilainya yang Ratih punya selama ini. Dari dulu, Ratih kira semua yang ada memang sepatutnya ada. Ternyata Ratih beruntung, semua yang Ratih kira Ratih punya itu adalah hadiah, pemberian, nikmat, dan karunia. Dari sejak awal Ratih menangis saat baru berkenalan dengan dunia ini, hingga Ratih menangis saat sebesar ini, Bapak dan Ibu selalu ada. Selalu mengajari hal baik supaya Ratih tau caranya bermanfaat, bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga bagi yang lain. Terima kasih dan maaf sepertinya takkan cukup untuk membalas semua yang Ibu dan Bapak berikan untuk Ratih. Hanya Allah yang sanggup, membalas semuanya. Bu, Pak, hari ini Ratih akan menambah halaman baru dengan sosok yang Ratih cintai. Insya Allah, dia akan bantu Ibu dan Bapak ikut membimbing Ratih menjadi manusia yang bermanfaat, yang lebih baik lagi. Atas izin Allah, sungguh pernikahan ini bisa terjadi berkat peran Ibu dan Bapa...

Luapan Rindu

Waktu ternyata tak selalu menjadi jaminan penyembuh luka, pelipur lara. Mungkin aku belum temukan cara melepas rindu tanpa tetesan air mata. Aku menangis bukan karena mengutuki yang telah terjadi.  Di sana baik saja, ya? Lucu sekali saat kami seolah mengkhawatirkanmu, padahal kami yang kau khawatirkan. Jika saja kami mengetahui, maka seharusnya tak perlu mencemaskan segala prasangka yang bersarang.  Aku sedang menghitung hari. Menapaki jalan yang akan kupilih. Aku tau tak mudah. Tak pernah dijanjikan-Nya berjalan mudah, tapi jika bersabar maka Ia akan selalu bersama. Kini kau tak perlu berseragam. Tapi kumohon tetaplah saksikan. Aku sedang membangun kebahagiaanku yang lainnya. Tunggu kami, berkumpul kembali.

Untuk Adikku yang Cantik

Melalui seluruh mata yang ada padaku, kau terlihat cantik. Senyummu manis dengan barisan rapih gigimu. Kulitmu halus dan lembut seolah mandi susu dan dirawat madu.  Ceriamu, cairkan suasana dalam keluarga. Dan segala potensi yang masih kau sembunyikan itu, aku percaya pada saatnya nanti ia akan menemukan caranya. Jika bisa kugambarkan betapa beruntungnya aku mendapat kesempatan menjadi kakakmu, maka bayangkan saja betapa bahagia malam saat bulan dan bintang di sana. Maka bayangkan saja bagaimana bersyukurnya tangkai saat dedaunan bersemi padanya. Saat ada yang berusaha merampas cahayamu, keindahanmu, ingatlah bahwa mereka itu sia-sia. Kau adalah segala yang dititipkan-Nya padamu. Sang Esa yang paling mengertimu.  Jagalah titipan berharga itu. Jagalah dirimu. Cintai ia, seperti kami semua mencintainya.  Biarlah luka yang pernah mereka titipkan dijadikan sebagai kenangan, bahwa mereka telah gagal. Bahwa mereka terlalu buta untuk menemukan. Jangan membencinya, maupun pilihan...

Our Love Story

Di antara mereka seraya ingin mengetahui lagi bagaimana kami bertemu hingga akhirnya mengikat janji.  Pertemuan kami sederhana. Berawal dari orang asing, kami sepakat untuk belajar bersama agar bisa bersanding.  Kami mengerti bahwa perjalanan belum berakhir, melainkan baru saja dimulai. Kami jawab takdir, itulah mengapa kisah ini membuat hati kami berdesir.

Perihal Luka

 Ternyata sedih ya saat ngeliat orang yang kita sayang lagi sedih.  Sedih saat ditinggalkan orang yang disayang memang bukan main-main rasa sakitnya. Bahkan beberapa orang bisa menjadi trauma. Kebanyakan orang merasa dirinya terlalu buruk hingga merasa tak pantas untuk dicintai. "Apa yang harus aku ubah?" tanyanya dengan lirih. " Mindset ", jawabku. Setelah ditinggalkan sepihak begitu saja, ia mulai berperang dengan dirinya, dengan kenangan buruknya, dengan masa lalunya, dengan luka barunya. Emosi negatif mulai merajai pikirannya. Cih, orang sebaik kamu mana mungkin tidak pantas dicintai. Yang benar saja! Jika dia tak sanggup mencintaimu atas keutuhan dirimu, maka peluangnya tak hanya berhenti di sana. Masih ada miliaran orang di muka bumi, come on. Jika dia meninggalkanmu setelah menjanjikanmu untuk menikah denganmu, lalu menemukan pasangan baru dan akan segera menikah, maka tak perlu meletakkan kesalahan seluruhnya pada dirimu. Hubungan itu tidak hanya dilakukan s...